| |
|
Training Unleash Your Man Potential Power
Seringkali manusia tidak menyadari betapa besar potensi yang ia miliki. Otak manusia layaknya super komputer yang memiliki berat hanya sekitar 1,5 kilogram namun memiliki 200 milyar sel pembelajar, 100 milyar bit informasi, kecepatan berpikir lebih dari 500 km/jam dan mempunyai kemungkinan 100 triliyun koneksi.
Prof. Ir. Samuel Tirtamihardja menyatakan bahwa sikap sangat penting dan menentukan ketika kita ingin melepas potensi dalam diri. Ia mengutarakan enam langkah transformasi kekuatan dalam diri yaitu strategi, impian, komunikasi, sikap, motivasi, laverage atau cara-cara mendongkrak dan memaksimalkan potensi diri.
|
Prof. Samuel dengan tegas menggarisbawahi, faktor utama kegagalan pada diri seseorang ialah ia tidak mengerti bagaimana harus bersikap baik terhadap dirinya maupun terhadap diri orang lain di sekitarnya. Roda kehidupan akan terus bergulir, kita manusia dari kecil hingga dewasa memiliki tahap kehidupan masing-masing. Namun bagaimana mengisinya merupakan tanggung jawab masing-masing dari kita juga, keputusan ada di tangan kita.
William Wiguna memaparkan arti motivasi ketika kita ingin melepaskan potensi dalam diri yaitu siapapun anda, tidak akan mungkin bisa memotivasi orang lain. Karena pada dasarnya, semua orang pasti sudah memiliki motivasi dalam dirinya sendiri. Lalu bagaimana jika kita ingin memotivasi orang lain? Dia menjawab, ciptakanlah lingkungan yang membuat orang mampu memotivasi dirinya sendiri. Lingkungan ini dapat dimengerti sebagai sekumpulan orang, yang mampu memotivasi diri mereka masing-masing.
Menurut pandangan Andi Juniarso, kerja sama tim juga merupakan faktor penting ketika kita ingin memaksimalkan potensi pekerja guna menentukan strategi membangun dan membina tim kerja yang sinergis dan kuat. Bersiaplah untuk berubah menjadi lebih baik, memiliki pikiran dan hati yang luas, taktis dan cepat menyesuaikan diri dengan lingkungan, serta dinamis.
Melalui seminar Unleash Your Man Potential Power, kita akan dapat mengetahui bagaimana mengenali kelebihan dan kelemahan diri sehingga mampu melepaskan potensi-potensi dalam diri dan berkontribusi lebih maksimal terhadap lingkungan kerja dan lingkungan di mana kita hidup.
|
|